Kecurangan Usaha Dan Upaya Dalam Mencegahnya

 In All Categories

Salah-satu resiko bisnis yang patut diantisipasi perusahaan ialah terjadinya fraud atau Kecurangan Usaha. Perusahaan butuh benar-benar serius mengantisipasi terjadinya fraud. Karena, fraud dapat menjadi batu penghambat yang serius untuk perkembangan perusahaan. Hambatan tersebut bisa mempunyai sifat finansial seperti berkurangnya profit, dapat juga mempunyai sifat kultural, dalam artian menyerang moral karyawan dan merusak sistem manajemen kerja.

Guna menangkal terjadinya fraud, maka anda butuh mencari tahu terlebih dahulu, apa sebetulnya fraud dan bagaimana bentuknya. Anda butuh strategi yang tepat untuk dapat menyelesaikan masalah kecurangan ini dengan tepat dan cepat. Strategi apa saja yang mungkin dilaksanakan untuk menangkal terjadinya kecurangan di perusahaan Anda? Setidaknya, terdapat tiga tahapan yang dapat menjadi pilihan untuk pelaku usaha, guna menghindari terjadinya kecurangan usaha.

  • Menggunakan Software yang Accountable

Saat ini, tidak sedikit start up maupun produsen perlengkapan lunak, yang mendesain produk-produk akuntansi dan manajemen data, cocok dengan keperluan spesifik dari semua pemakai. Jika perusahaan mau mengeluarkan duit atau budget khusus, bisa mendapat aplikasi yang paling mumpuni dalam menanggulangi masalah-masalah akuntansi dan pembukuan lainnya, cocok dengan kinerja perusahaan.

Penggunaan aplikasi khusus dapat menambah efisiensi kerja dan pun efisiensi pemantauan kerja. Software yang baik paling tidak mengisi dua kriteria. Pertama, terintegrasi satu sama lain, di internal perusahaan, sampai-sampai mempercepat transfer data dan pemantauan data. Ketika seorang karyawan berkeinginan melakukan manipulasi, dapat langsung terlacak dari komputer perusahaan manajer ataupun karyawan lain.

Kedua, terdapat garansi kerahasiaan guna dokumen-dokumen penting. Kecurangan usaha biasanya terjadi sebab kebocoran password yang menjadi akses guna dokumen-dokumen penting. Bagi itu, sistem keamanan untuk software harus terpercaya dan desainnya sejalan dengan kepentingan perusahaan, sampai-sampai tidak mudah diretas ataupun diutak-atik oleh karyawan yang tidak bertanggung jawab. Software yang tepat dapat menolong perusahaan membina akuntabilitas secara efisien.

  • Memperketat Pelaksanaan SOP

Dalam pikiran karyawan, tak jarang SOP hanya dirasakan sebagai gumpalan aturan di atas kertas, yang adalah pelengkap administrasi perusahaan. Anggapan seperti ini bisa menjadi ancaman untuk perkembangan perusahaan. SOP diciptakan untuk memastikan perusahaan dijalankan dengan baik, cocok dengan perencanaan. Jika SOP diabaikan, maka arah perusahaan dapat menjadi tak terkendali dan menimbulkan celah guna praktek fraud.

Pengabaian SOP terjadi saat karyawan ataupun manajer, terlampau berfokus pada target sampai-sampai melewatkan sekian banyak  prosedur. Padahal, masing-masing poin dalam SOP perusahaan mempunyai tujuan khusus, yang dirancang untuk memastikan teknis kerja dan pun kesesuaiannya dengan branding perusahaan.

Ketika pengamalan SOP diperketat dengan teknik mewajibkan karyawan guna disiplin menjalankannya (mungkin dengan reward and punishment), perbuatan melenceng yang menjurus pada fraud dapat lebih gampang terdeteksi. Kecurangan usaha lebih gampang terlihat saat skalanya masih kecil dan belum terlalu dominan pada perusahaan.

  • Menciptakan Kultur Perusahaan yang Baik

Dengan adanya aplikasi yang accountable dan pengetatan SOP, peluang mengerjakan fraud bakal semakin kecil. Namun, urusan ini tidak menutup bisa jadi fraud terjadi. Mungkin saja pelaku mengejar celah sesudah mempelajari aplikasi yang dipakai atau SOP yang berlaku.

Senjata terakhir guna mengatasinya ialah dengan membina kultur perusahaan yang baik. Transfer visi dari atasan tertinggi sampai karyawan terbawah harus dilangsungkan dengan benar, supaya karyawan lebih menyukai values atau nilai yang dituju secara bersama-sama, oleh segenap karyawan perusahaan. Karyawan selayaknya saling menyokong secara moral, seperti halnya keluarga, sampai-sampai tidak terjadi degradasi moral berujung kriminal berbentuk fraud.

Perusahaan usahakan mempunyai standar moralnya tersendiri laksana transparansi, yang memblokir celah terjadinya fraud. Jika Anda sedang di posisi pimpinan atau manajer sebuah perusahaan, Anda dapat memanggil sejumlah orang guna menjadi whistleblower (peniup peluit) untuk mengadukan tindakan-tindakan karyawan yang menjurus pada praktek kecurangan usaha.

Untuk itu, dibutuhkan software akuntansi yang dapat memantau serta memblokir celah terjadinya kecurangan usaha. Key Accounting & Management Software merupakan pilihan yang tepat untuk anda

Recent Posts
Top