Solusi industri

Manufaktur

Fokus pada material, WIP, proses produksi, biaya konversi, persediaan barang jadi, dan laporan costing.

Manufaktur
Konteks utama Manufaktur

Fokus pada material, WIP, proses produksi, biaya konversi, persediaan barang jadi, dan laporan costing.

Tantangan

Manufaktur tidak cukup hanya mencatat stok barang jadi. Tim harus memahami bahan baku, barang dalam proses, scrap, rework, overhead, dan biaya produksi aktual. Ketika produksi dan accounting terpisah, COGS dan margin produk mudah menyimpang.

NLA membantu menyambungkan pemakaian material, pergerakan stok, dan akuntansi agar kontrol biaya produksi lebih jelas.

Workflow

Material diterima, dipakai dalam proses produksi, dipantau sebagai WIP, menjadi barang jadi, lalu terhubung ke sales dan accounting. Add-ons produksi dapat didiskusikan saat implementasi untuk menyesuaikan kedalaman proses manufaktur.

Peta sistem

Modul, penggunaan, dan laporan yang relevan untuk Manufaktur.

Area ini membantu tim melihat apa saja yang perlu dibahas saat discovery: modul prioritas, contoh proses harian, dan laporan yang harus tersedia untuk kontrol manajemen.

01

Modul relevan

  • Inventory
  • Purchasing
  • General Ledger
  • Fixed Asset
  • Budgeting
  • Dashboard dan reporting
02

Contoh penggunaan

  • Kontrol pemakaian material
  • Monitoring WIP
  • Costing barang jadi
  • Analisa efisiensi produksi
03

Laporan dibutuhkan

  • Material usage
  • WIP report
  • COGS
  • Stock valuation
  • Laporan biaya produksi
Manfaat implementasi

Fokus pada kontrol operasional yang relevan untuk Manufaktur.

Manfaat paling besar muncul ketika proses industri tidak diperlakukan sebagai catatan terpisah, tetapi sebagai sumber data finance yang langsung bisa dibaca.

Konsultasikan Kebutuhan

Nilai persediaan dan biaya produksi lebih mudah dikendalikan.

Finance dapat membaca margin produk dengan konteks operasional.

Proses produksi tidak terputus dari pembukuan.

Jadwalkan Demo WA